Cara anda tertawa, bisa membuat orang lain suka dan timbul rasa cinta. Oleh sebab itu, pandai-pandailah mengatur tawa. Begitu kata dan saran pakar relationship. Apabila anda sedang berusaha menarik perhatian lawan jenis, cobalah tertawa. Sebab, tawa ternyata memainkan peranan penting dalam suatu hubungan. Beberapa ilmuwan menemukan bahwa manusia memiliki suara tawa yang bervariasi.
Dari survei, diketahui bahwa suara tawa bisa menarik perhatian orang. Bila kita bisa mengolahnya, tawa dapat menimbulkan rasa cinta.
Suara tawa tergantung pada jenis kelamin, tapi daya tariknya sangat ditentukan sikon orang tsb dan lingkungan sekitar, termasuk siapa yang diajak tertawa.
Tawa sangat efektif, seperti halnya tatapan mata. Dan nyatanya, tanpa disadari, banyak orang yang menggunakan trik tertawa untuk menunjukkan kondisi emosional dan cara merespons sesuatu.
Sebenarnya, tawa lebih dari sekedar bumbu pembicaraan. Kita bisa memanfaatkan tawa untuk mengontrol keadaan emosi seseorang, dan diri sendiri tentunya. Dan nyatanya, banyak orang tertarik pada "si murah senyum :) ".
Bila orang sudah tertarik akan kemurahan senyum anda, maka anda bisa membuatnya lebih tertarik, atau dibikin biasa-biasa saja dengan mengatur nada dan intonasi tawa anda.
Bila anda wanita, cara terbaik untuk mengoyak pertahanan pria adalah dengan tertawa pada nada agak tinggi disertai gerakan tangan disekitar dada.
Sebaliknya untuk pria, wanita lebih tertarik pada pria yang pandai menekan suara tawanya hingga terdengar lebih rendah. Dengan terdengar lebih beradap, pria bisa meredam pikiran negatif wanita terhadapnya.
q djintai u tag bearti bahwa q haruz miliki u slama na.... may be... yes no tapi mang da bener na jugag q mendjintai seseorang, dah agag lama malah, tapi mpe skarang q belun bisa milikin djinta dr dy... mzk sbnr na q teu, dy jugag djintai aq... 4 him, q mu kamuh teu.... kalu aq kan slalu saiank ma kamuh
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi. Tampilkan semua postingan
Jumat, 12 Juni 2009
Senin, 01 Juni 2009
Tak akan salah
Apakah salah jika manusia merasakan getar cinta? Kenapa harus ada anggapan tak pantas? Bukankah dalam Al-qur'an kita disuruh Allah untuk saling menyanyangi? Atau mungkin itu hanya emosi sesaat karena seorang anak masih begitu labil atas apa yang sedang dia rasa.
Kata orang bijak, katakanlah kebenaran walaupun itu pahit. Apa gunanya membohongi diri? Lebih baik terbuka sajalah karena ini negara demokratis.
Bagi sebagian orang, anak usia SMP dan SMA belum layak pacaran. Begitu banyak anggapan yang menentang kebiasaan remaja ini. Ada yang melihat dari segi agama, banyak yang menilai pacaran itu haram. Kenapa harus ada anggapan seperti itu? Kenapa tidak dipandang dari segi positifnya?
Semakin dilarang, seorang anak akan menjadi semakin nekat. Namun, seorang anak usia remaja juga tidak boleh terlalu dibebaskan. Orang tua harus lebih jeli dan mengarahkan anak. Sudah tidak zamannya lagi pemaksaan, orang tua haruslah lebih bijak. Anak diberi kebebasan untuk memilih dan berekspresi, orang tua hendaknya mendukung dan memotivasi, serta mengfasilitasi apabila kegiatan yang dipilih berdampak positif. Tentu ini harus lebih banyak pertimbangan, karena mengambil sebuah keputusan bukanlah hal yang mudah.
Orang tua harus pintar2 memberi pengarahan terhadap anak. Jangan salah mendidik, watak seorang remaja adalah semakin dia dilarang maka dia akan semakin nekat. Lihat saja tak sedikit kasus remaja mati karena menggugurkan kandungan. Kalau orang tua mau lebih dan bijak hal macam ini tak mungkin terjadi. Seorang anak yang melakukan hubungan sex diluar nikah lebih banyak karena frustasi. Ada yang melakukannya karena alasan agar orang tua mau merestui keduanya untuk menikah dan ada juga yang melakukan hal itu karena coba2.
Konotasinya bukan karena dia tak tau apa itu sex, tapi karena dia tau sex dari apa yang dia lihat atau apa yang dia baca. Sebagai contoh, seorang anak tau sex dari BF atau yang lebih keren dengan istilah bokep. Tak cuma itu, majalah pornopun banyak beredar di pasaran dan yang baru saya tahu, ternyata ada banyak situs porno di internet.
Orang tua pasti tak mengijinkan anak2nya nonton adegan "begituan", jadi anak2 lebih suka nonton secara sembunyi2. Kalau yang menonton sendiri, mungkin dia cuma berfantasi atau parah2nya dia bakal melampiaskan nafsunya dengan onani/ masturbasi. Lalu bagaimana kalau yang nonton rame2? Biasanya nonton rame2 dilakukan dirumah anak yang orang tuanya tidak ada dirumah, baik sedang kerja/ apalah. Disinilah letak salanya. Kalau pada saat menonton rame2, ada cowo ada cewe dan dua2nya berfantasi atau katakanlah salah satunya yang "ngebet" banget, kemungkinan terjadi sex susulan pasca nonton bokep adalah sekitar 98,76%.
Nah, maka dari itu ada baiknya orang tua membiarkan anak2 merasakan cinta karena itulah masanya. Tapi batasi pergaulan mereka agar tidak terjerumus kedalam hal2 negatif. Bentengi mereka dengan kasih sayang dan agama.
:* remember it, no one perfect. Tak ada seoranpun didunia yang sempurna, karena itu hanya milik tuhan.
Tak ada salahnya mencoba, selagi itu hal positif. Pasti tak akan salah :)
Kata orang bijak, katakanlah kebenaran walaupun itu pahit. Apa gunanya membohongi diri? Lebih baik terbuka sajalah karena ini negara demokratis.
Bagi sebagian orang, anak usia SMP dan SMA belum layak pacaran. Begitu banyak anggapan yang menentang kebiasaan remaja ini. Ada yang melihat dari segi agama, banyak yang menilai pacaran itu haram. Kenapa harus ada anggapan seperti itu? Kenapa tidak dipandang dari segi positifnya?
Semakin dilarang, seorang anak akan menjadi semakin nekat. Namun, seorang anak usia remaja juga tidak boleh terlalu dibebaskan. Orang tua harus lebih jeli dan mengarahkan anak. Sudah tidak zamannya lagi pemaksaan, orang tua haruslah lebih bijak. Anak diberi kebebasan untuk memilih dan berekspresi, orang tua hendaknya mendukung dan memotivasi, serta mengfasilitasi apabila kegiatan yang dipilih berdampak positif. Tentu ini harus lebih banyak pertimbangan, karena mengambil sebuah keputusan bukanlah hal yang mudah.
Orang tua harus pintar2 memberi pengarahan terhadap anak. Jangan salah mendidik, watak seorang remaja adalah semakin dia dilarang maka dia akan semakin nekat. Lihat saja tak sedikit kasus remaja mati karena menggugurkan kandungan. Kalau orang tua mau lebih dan bijak hal macam ini tak mungkin terjadi. Seorang anak yang melakukan hubungan sex diluar nikah lebih banyak karena frustasi. Ada yang melakukannya karena alasan agar orang tua mau merestui keduanya untuk menikah dan ada juga yang melakukan hal itu karena coba2.
Konotasinya bukan karena dia tak tau apa itu sex, tapi karena dia tau sex dari apa yang dia lihat atau apa yang dia baca. Sebagai contoh, seorang anak tau sex dari BF atau yang lebih keren dengan istilah bokep. Tak cuma itu, majalah pornopun banyak beredar di pasaran dan yang baru saya tahu, ternyata ada banyak situs porno di internet.
Orang tua pasti tak mengijinkan anak2nya nonton adegan "begituan", jadi anak2 lebih suka nonton secara sembunyi2. Kalau yang menonton sendiri, mungkin dia cuma berfantasi atau parah2nya dia bakal melampiaskan nafsunya dengan onani/ masturbasi. Lalu bagaimana kalau yang nonton rame2? Biasanya nonton rame2 dilakukan dirumah anak yang orang tuanya tidak ada dirumah, baik sedang kerja/ apalah. Disinilah letak salanya. Kalau pada saat menonton rame2, ada cowo ada cewe dan dua2nya berfantasi atau katakanlah salah satunya yang "ngebet" banget, kemungkinan terjadi sex susulan pasca nonton bokep adalah sekitar 98,76%.
Nah, maka dari itu ada baiknya orang tua membiarkan anak2 merasakan cinta karena itulah masanya. Tapi batasi pergaulan mereka agar tidak terjerumus kedalam hal2 negatif. Bentengi mereka dengan kasih sayang dan agama.
:* remember it, no one perfect. Tak ada seoranpun didunia yang sempurna, karena itu hanya milik tuhan.
Tak ada salahnya mencoba, selagi itu hal positif. Pasti tak akan salah :)
Selasa, 19 Mei 2009
good choice :)
Suatu pagi yang cerah, tepatnya tanggal 17 November dua tahun yang lalu. Saat itu aku males banget masuk kelas, padahal waktu itu aku baru aja ngerasain jadi anak putih abu- abu (padahal waktu smp aku pengen banget cepet2 jadi anak sma) tapi dah brani banget ya mbolos2 gitu? hehe... (tapi please, jangan di contoh!)
Aku ngajakin temenku ke perpus buat ngadem (perpustakaan smanik emang adem banget, juara 1 perpus se Jateng gitu loh!). Berhubung perpusnya terletak di depan kantin, pagi2 begitu sudah tercium bau harum masakan bu kantin yang menggugah selera... hm, sampai terbit air liurku :')
Sesampainya di perpus, tadinya aku pengen maen internet lihat2 situs primbon (pada waktu itu emang lagi heboh2nya dan lagi up date banget!) tapi hal tersebut urung kulakukan, karena koneksi internetnya payah banget! Aku emang suka gemes banget kalau ngenet di sekolahan, abisnya koneksinya suka nggah nggih (hehe, peace pak!)
Tapi beda banget dibanding sekarang, sekarang smanik udah punya area hotspot jadi siapa aja bisa hotspotan gratis pakai laptop mereka sendiri atau beberapa laptop milik sekolah. Selain itu jaringannya sekarang juga udah diperlebar, karena dipakai juga ke ruang guru, TU, 2 Lab. Komputer (+admin), Lab. Biologi, perpus, juga di Intenational class.
Nah, makanya waktu itu aku langsung menuju rak pojokan mengambil buku psikologi yang lumayan lusuh. Aku duduk di bawah dekat AC karena malas, menelaah buku yang sedang kupegang.
Dan mataku tertuju pada halaman yang mengutip sepengal rangkaian kata yang menurutku sangat indah.
Dan langsung ku save ke hape (xixixi, abis bagus banget sih), dan kali ini akan ku share ke kalian :)
when the self is made strong by love
it is power rules the whole world
the heavenly sage who adorned the sky with stars
flunked these buds from the bough of the self
it is hand bocomes god's hand
the moon is split by it is fingers
it is the arbitrator in all the quarrels of the world
danusiri, 96
gimana menurut kamu?
Apakah sependapat denganku? ;)
Aku ngajakin temenku ke perpus buat ngadem (perpustakaan smanik emang adem banget, juara 1 perpus se Jateng gitu loh!). Berhubung perpusnya terletak di depan kantin, pagi2 begitu sudah tercium bau harum masakan bu kantin yang menggugah selera... hm, sampai terbit air liurku :')
Sesampainya di perpus, tadinya aku pengen maen internet lihat2 situs primbon (pada waktu itu emang lagi heboh2nya dan lagi up date banget!) tapi hal tersebut urung kulakukan, karena koneksi internetnya payah banget! Aku emang suka gemes banget kalau ngenet di sekolahan, abisnya koneksinya suka nggah nggih (hehe, peace pak!)
Tapi beda banget dibanding sekarang, sekarang smanik udah punya area hotspot jadi siapa aja bisa hotspotan gratis pakai laptop mereka sendiri atau beberapa laptop milik sekolah. Selain itu jaringannya sekarang juga udah diperlebar, karena dipakai juga ke ruang guru, TU, 2 Lab. Komputer (+admin), Lab. Biologi, perpus, juga di Intenational class.
Nah, makanya waktu itu aku langsung menuju rak pojokan mengambil buku psikologi yang lumayan lusuh. Aku duduk di bawah dekat AC karena malas, menelaah buku yang sedang kupegang.
Dan mataku tertuju pada halaman yang mengutip sepengal rangkaian kata yang menurutku sangat indah.
Dan langsung ku save ke hape (xixixi, abis bagus banget sih), dan kali ini akan ku share ke kalian :)
when the self is made strong by love
it is power rules the whole world
the heavenly sage who adorned the sky with stars
flunked these buds from the bough of the self
it is hand bocomes god's hand
the moon is split by it is fingers
it is the arbitrator in all the quarrels of the world
danusiri, 96
gimana menurut kamu?
Apakah sependapat denganku? ;)
meaning of "dewasa"
Hek hem
boleh ga nih anak kecil yang sok tau ini ngubek2 makna dari kata dewasa?
Hehehew, sok gede banget ya lagak nya?
Secara harfiah dan tafsiran dari beberapa sumber buku psikologi, dewasa merupakan tahapan puncak di kehidupan manusia. Tiap individu melewati 3 tahap dalam perkembangan emosional secara psikologis.
Pada awalnya anak usia 0-11th mengalami masa kanak2, dimana secara kejiwaan masih sangat labil dan rentan. Anak usia ini lebih banyak meniru lingkungannya. Jadi pola fikir yang mereka anut sangat dipengaruhi oleh lingkungannya.
Pada usia 11-17th anak mengalami masa transisi, yang biasa disebut dengan masa remaja. Pola fikirnya dibentuk sedemikian rupa sehingga dia mampu beradaptasi dengan lingkungan lain, yang baru sekalipun.
Di atas usia 17th biasanya manusia semakin peka terhadap lingkungannya, hatinya makin tersentuh dan kepeduliannya terhadap hal2 kecil menjadi makin besar.
Tapi tahapan tersebut hanya berlaku pada mereka yang berkehidupan normal. Sebagian orang sekarang ini menjadi dewasa padahal belum waktunya. Loh kuq gitu?
Lingkunganlah yang mempengaruhi pola fikir mereka. Pada masa remaja, sebagian besar sudah tahu dan memahami betul soal percintaan. Ini muncul akibat maraknya sinetron2 di tv yang menyuguhkan cerita2 yang kebanyakan tidak mendidik, bahkan lebih banyak menyumbang dampak negatif.
Disinilah letak pentingnya peran orang tua. Orang tua harus mengontrol dan mengawasi anak2nya secara penuh. Jangan biarkan anak2 anda dicekoki tontonan yang sebenarnya tidak layak dipertontonkan, apalagi porsinya berlebihan.
Jadi agar anak2 bisa tetap menikmati masa remaja mereka dengan penuh keceriaan layaknya remaja pada umumnya, para orang tua diharapakkan bisa lebih bijak dan memberi perhatian lebih, serta mencurahkan kasih sayangnya. Sekalipun para orang tua sibuk dengan urusan dan pekerjaannya masing2, hal ini tidak boleh menjadikan anak2 menjadi merasa kurang perhatian dan kasih sayang.
Pesan dari saya, sayangilah orang2 terdekatmu. Karena itu membuat mereka berarti dan menjadi yang terkasihi.
Keep smile! :) Karena satu senyuman menjadi awal yang indah untuk kehidupan dan persahabatan.
Tetap sehat, tetap semangat, selalu positif thinking dan hindari hal2 negatif yang bisa merugikan kita dan orang2 yang di sekitar kita yang terkasihi.
boleh ga nih anak kecil yang sok tau ini ngubek2 makna dari kata dewasa?
Hehehew, sok gede banget ya lagak nya?
Secara harfiah dan tafsiran dari beberapa sumber buku psikologi, dewasa merupakan tahapan puncak di kehidupan manusia. Tiap individu melewati 3 tahap dalam perkembangan emosional secara psikologis.
Pada awalnya anak usia 0-11th mengalami masa kanak2, dimana secara kejiwaan masih sangat labil dan rentan. Anak usia ini lebih banyak meniru lingkungannya. Jadi pola fikir yang mereka anut sangat dipengaruhi oleh lingkungannya.
Pada usia 11-17th anak mengalami masa transisi, yang biasa disebut dengan masa remaja. Pola fikirnya dibentuk sedemikian rupa sehingga dia mampu beradaptasi dengan lingkungan lain, yang baru sekalipun.
Di atas usia 17th biasanya manusia semakin peka terhadap lingkungannya, hatinya makin tersentuh dan kepeduliannya terhadap hal2 kecil menjadi makin besar.
Tapi tahapan tersebut hanya berlaku pada mereka yang berkehidupan normal. Sebagian orang sekarang ini menjadi dewasa padahal belum waktunya. Loh kuq gitu?
Lingkunganlah yang mempengaruhi pola fikir mereka. Pada masa remaja, sebagian besar sudah tahu dan memahami betul soal percintaan. Ini muncul akibat maraknya sinetron2 di tv yang menyuguhkan cerita2 yang kebanyakan tidak mendidik, bahkan lebih banyak menyumbang dampak negatif.
Disinilah letak pentingnya peran orang tua. Orang tua harus mengontrol dan mengawasi anak2nya secara penuh. Jangan biarkan anak2 anda dicekoki tontonan yang sebenarnya tidak layak dipertontonkan, apalagi porsinya berlebihan.
Jadi agar anak2 bisa tetap menikmati masa remaja mereka dengan penuh keceriaan layaknya remaja pada umumnya, para orang tua diharapakkan bisa lebih bijak dan memberi perhatian lebih, serta mencurahkan kasih sayangnya. Sekalipun para orang tua sibuk dengan urusan dan pekerjaannya masing2, hal ini tidak boleh menjadikan anak2 menjadi merasa kurang perhatian dan kasih sayang.
Pesan dari saya, sayangilah orang2 terdekatmu. Karena itu membuat mereka berarti dan menjadi yang terkasihi.
Keep smile! :) Karena satu senyuman menjadi awal yang indah untuk kehidupan dan persahabatan.
Tetap sehat, tetap semangat, selalu positif thinking dan hindari hal2 negatif yang bisa merugikan kita dan orang2 yang di sekitar kita yang terkasihi.
Langganan:
Postingan (Atom)